1. Bendungan Sungai Benenai

Bendungan sungai Benenai merupakan bendungan terbesar di Kabupaten Malaka berlokasi di Boni Desa Kakaniuk Kecamatan Malaka Tengah. Letaknya bila dilihat dari penjuru mata angin, berada di bagian Barat  dari  kota Betun.

Jauhnya dari Betun sekitar 9 km dan dilalui jalan raya Lapen. Untuk sampai ke  tempat tersebut cukup menghabiskan waktu ±10 menit. Bendungan ini diresmikan tahun 2004. Sejak setelah diresmikan, masyarakat mulai ramai berdatangan ke tempai ini.

Selain fungsi utama untuk mengairi pesawahan wilayah Kecamatan Malaka Tengah, Malaka Barat dan Weliman, juga masyarakat memanfaatkannya sebagai salah satu destinasi wisata.

Pada hari-hari libur banyak orang berkunjung ke sana untuk  menyaksikan kemegahan bendungan dan keindahan alam sekitarnya.

2. Mercusuar

Menara ini berdiri tegak di kawasan Pantai Weluli desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur. Menara putih megah dimaksud dibangun tahun 2016 dan kehadirannya turut meyokong keelokan panorama perbatasan dengan Negara Timor Leste.

Setiap yang hendak bertandang ke batas negara sudah dipastikan terpanggil rasa ingin mampir di mercusuar. Mercusuar dan Pantai Weluli merupakan jukstaposisi pesona wisata Malaka.

3. PLBN Motamasin

Walau tidak secara gamblang dinyatakan sebagai destinasi wisata namun secara praksis orang-orang berdatangan ke sana dari berbagai penjuru nusantara.

Hampir setiap hari orang berkunjung ke PLBN untuk berpose sembari mengumbar kekaguman pada bangunan dan taman yang demikian eloknya. Kompleks ini dibangun pada tahun 2015.

Kehadiran PLBN ini sangat membantu ketertiban arus masuk/keluar manusia dan barang ke Timor Leste melalui darat pantai selatan pulau Timor.

4. RTP Kobalima

Ruang Tempat Publik Kobalima adalah gelanggang olahraga berskala stadion mini yang terletak di desa Rainawe kecamatan Kobalima, persis di sebelah kantor Camat Kobalima. RTP Kobalima dibangun tahun 2017 dan sekarang sudah digunakan untuk kegiatan olahraga terutama sepak bola.