Kawasan peternakan yang ada di Kabupaten Malaka terdapat di Kecamatan Rinhat, Weliman, Malaka Tengah, Sasitamean, Malaka Timur, Laenmanen, dan Kobalima, Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut:

Ternak hewan besar (kuda, sapi, kerbau) dan kecil (kambing, domba, babi) terdapat di Kecamatan Malaka Barat, Rinhat, Wewiku, Weliman, Malaka Tengah, Sasitamean, Malaka Timur, Laenmanen, Kobalima, Io Kufeu, Botin Leo Bele, dan Kobalima Timur.


Ternak unggas (ayam kampung dan itik) terdapat di Kecamatan Malaka Barat, Rinhat, Wewiku, Weliman, Malaka Tengah, Sasitamean, Malaka Timur, Laenmanen, dan Kobalima.

Selain itu terdapat kawasan-kawasan yang dijadikan tempat untuk beternak hewan besar, kecil dan unggas adalah sebagai berikut :
Kawasan pengembangan ternak Kapitan Meo terdapat di desa Tesa, Kapitan Meo, sedangkan untuk sentra pemotongan ternak terdapat di kecamatan Malaka Tengah (Betun). Populasi ternak dan unggas terbesar di Kabupaten Malaka pada tahun 2014 adalah babi, sapi dan kambing dan ayam. Ternak babi sebanyak 88.668 ekor yang tersebar di 12 Kecamatan, populasi ternak sapi sebanyak 67.055 ekor sedangkan populasi kambing sebanyak 13.706 ekor dan ayam sebanyak 297.548.

Pemeliharaan ternak di Kabupaten Malaka masih secara ekstensif tradisional terutama di daerah dataran tinggi, sedangkan di daerah dataran rendah menganut pola pemeliharaan semi intensif karena lahan pengembalaan sudah beralih fungsi menjadi lahan budidaya pertanian tanaman pangan. Adapun kawasan peternakan di Kabupaten Malaka meliputi :

Kawasan usaha peternakan Kapitanmeo dan Tesa seluas 310 hektar dan Tniumanu 500 hektar berada di Kecamatan Laenmanen;

Kawasan Manumutin Silole, Fatuaruin, Naibone, Beaneno berada di Kecamatan Sasitamean dan kawasan Ikan Tuanbeis, Banibani, Fatoin dan Kufeu di Kec Io Kufeu seluas 500 hektar;

Kawasan Wekakoli berada Kakaniuk dan Barene di Kecamatan Malaka Tengah dan kawasan Nanebot dan Alala di Kecamatan Rinhat seluas 1500 hektar;

Kawasan Naetasik berada di Saenama dan Raisamane di Kecamatan Rinhat dan Taaba dan Wesey di Kecamatan Weliman seluas 500 hektar;

Kawasan Leleren/Musalaek berada Babulu, Babulu Selatan dan Sisi di Kecamatan Kobalima dan Sanleo serta Rai Ulun di Kecamatan Malaka Timur seluas 1.000 hektar.

Dengan adanya kawasan-kawasan penggembalaan umum, ternak dapat berkembangbiak / meningkatkan populasi dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani ternak dan pemerataan kesempatan kerja.